ASBÂBUN-NUZÛL


ASBÂBUN-NUZÛL
Ayat-ayat al-Qur’an dilihat dari segi turunya dibagi menjadi dua macam :
1.    Ibtida’i
Yaitu ayat-ayat al-Qur’an yang turun tanpa didahului suatu sebab yang terjadi yang mengaharuskan turunnya ayat tersebut. Akan tetapi ayat ini turun dikarenakan berisi hal-hal yang penting yang harus diketahui oleh manusia seperti aqidah. Ayat-ayat yang demikian merupakan mayoritas ayat dalam al-Qur’an.[1]

2.    Sababi
Yaitu ayat-ayat al-Qur’an yang diturunkan karena suatu sebab-sebab tertentu. Sebab-sebab itu ada tiga macam:
a.    Sebab pertanyaan yang mewajibkan Allah untuk menjawabnya dengan menurunkan ayat al-Qur’an
b.    Terjadinya suatu peristiwa yang membutuhkan penjelasan dan peringatan.
c.    Peristiwa yang membutuhkan penjelasan hukumnya. Seperti peristiwa li’an pada masa Rasulullah Saw.[2]

Adapun faidah yang dapat diambil dari pengetahuan terhadap sebab turunnya suatu ayat adalah sebagai berikut :
1.    Memberikan tambahan keyakinan bahwa al-Qur’an itu benar-benar turun dari Allah SWT. Hal ini disimpulkan dari, bahwasannya apabila Nabi Saw. ditanya mengenai suatu permasalahan maka beliau tidak langsung menjawabnya karena menanti wahyu yang berkaitan dengan pertanyaan tersebut, maka setelah turun wahyu yang berkaitan dengan pertanyaan tersebut Rasulullah Saw. kemudian menjawabnya berdasarkan wahyu tersebut.
2.    Menberikan pengetahuan pembelaan Allah terhadap Rasul-Nya Saw. hal ini dapat memberikan keyakinan bahwa Rasulullah Muhammad Saw. benar-benar merupakan utusan Allah.
3.    Menjelaskan perhatian Allah terhadap hamba-hamban-Nya dalam memecahkan masalah kehidupan dan menghilangkan kesedihan-kesedihan mereka.
4.    Dapat memahami ayat dengan pemahaman yang benar.[3]



[1] Muhammad Shalil al-Utsaimin, Ushul fi al-Tafsir (tt:al-Maktabah al-Islami,2001), hlm.10
[2] Ibid, hlm.10-11, Lihat pula Manna’ al-Qathan, Mabahits fi ‘Ulum al-Qur’an (al-Riyadl : Mansurah al-‘Ashr al-Hadits,1990), hlm.77. dalam kitab ini beliau membagi sebab turunya ayat al-Qur’an menjadi dua poin, adapun poin yang pertama dalam  risalah ini beliau memasukkannya dalam paragraf terakhir pembahasan pengertian sebab-sebab turunnya ayat, yaitu pada halaman 78.
[3] Ibib, hlm.11-13, Lihat pula Manna’ al-Qathan, Mabahits..... hlm.79-82
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Istimroor - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger